-->

Ahlan di Web el-Hamzah!

Kumpulan Video Murattal Artikel Islami Video Kajian

About Me

Web Design
Branding
Development

ElHamzah

Learning Center

Belajar Bahasa Arab, Ilmu Waris, Hadis dan Tilawah Al-Quran

Services

Web Design

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Development

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Branding

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Marketing

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Berita dan Artikel Islami

Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Menjual Barang dengan Harga Seikhlasnya


Ustadz mau tanya, ada kasus orang menjual barang, tapi dia tidak memberikan harga pastinya. Dia hanya bilang harga seikhlasnya.
Kalo menurut ana, hal ini adalah ghoror karena ketidakjelasan harga barang. Apakah pendapat ana ini benar ustadz?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

'Penampakan Aneh' di Sebuah Masjid

"Allahu Akbar... Allahu Akbar". suara adzan berkumandang.

Aku pun beranjak dari tempat duduk dan berwudhu' kemudian bergegas pergi ke masjid.
Namun, hari ini, entah kenapa aku melangkahkan kaki ke sebuah masjid yang tidak biasanya aku shalat di situ, akupun shalat tahiyatul masjid dan sunnah rawatib. Kami pun menunaikan shalat dengan khusyu’.

Ketika selesai shalat, ku lihat sekeliling masjid, dan aku melihat sebuah ‘penampakan aneh’ sesuatu yang asing pada zaman ini.

Sibuk VS Produktif



Mengerjakan begitu banyak hal dalam satu waktu bersamaan tentunya menghabiskan waktu, tenaga dan juga pikiran Anda. Tapi apakah kegiatan yang Anda lakukan membuat Anda masuk dalam kategori orang yang sibuk atau orang yang produktif?

Berikut adalah perbedaan orang sibuk vs orang produktif:

1. Orang sibuk ingin terlihat seperti memiliki sebuah misi dalam hidupnya, orang produktif memiliki misi dalam hidupnya.
Orang-orang yang sibuk menyembunyikan keraguan tentang tujuan hidup mereka dengan berpura-pura yakin dalam setiap langkah yang mereka ambil. Sementara orang-orang produktif membiarkan orang lain melihat keraguan dalam setiap langkah yang diambil karena mereka memiliki tujuan yang jelas.

2. Orang sibuk memiliki banyak prioritas, orang produktif memiliki sedikit prioritas.
Pada dasarnya tidak ada orang yang hidupnya terlalu sibuk, jika Anda punya 3 prioritas berarti anda punya prioritas. Tapi jika Anda punya 25 prioritas, yang ada hanyalah kekacauan. Seorang Henry Ford mendapat keuntungan bukan karena membuat mobil yang lebih baik, tetapi dia membuat sistem yang lebih baik untuk membuat mobil.

3. Orang sibuk mengatakan “iya” secepatnya, orang produktif mengatakan “iya” perlahan.
Warren Buffet pernah mengatakan definisinya tentang integritas adalah dengan mengatakan “tidak” pada banyak hal. Jika Anda tidak mengatakan “tidak” pada banyak hal, maka anda menenggelamkan hidup Anda sendiri pada hal-hal yang menjadi prioritas dari hidup orang lain, sehingga anda melupakan prioritas sendiri.

4. Orang sibuk fokus pada tindakan, orang produktif fokus pada kejelasan sebelum bertindak.
Orang produktif pada umumnya selalu mencari kejelasan sebelum bertindak, menyimpannya dalam sebuah catatan dan menyediakan waktu 5 menit dalam sehari untuk merefleksikan apa saja yang telah dilakukan hari itu. Apa yang berhasil dan apa yang tidak. Sehingga ketika akhirnya bertindak, langkah yang diambilnya akan efektif dan tidak membuang banyak waktu. Orang sibuk biasanya langsung mengambil tindakan tanpa memikirkan konsekuensi, sehingga memakan lebih banyak waktu yang pada akhirnya belum tentu memberikan hasil yang terbaik atau maksimal.

5. Orang sibuk membiarkan semua pintu terbuka, orang produktif menutup semua pintu.
Memang ada baiknya terbuka pada semua pilihan dan kesempatan yang ada, akan tetapi dalam satu tahap tertentu dikehidupan, Anda harus fokus pada satu hal yang menurut Anda menjadi paling utama.

6. Orang sibuk membicarakan kesibukan mereka, orang produktif membiarkan hasil yang berbicara.
A writer is a producer of words. Produce words: you are a writer. Don’t produce words: you are not a writer”. – Stephen King. Berbicara tentang menulis bukanlah menulis. Orang sibuk akan membicarakan proses apa saja yang mereka kerjakan, orang produktif memperlihatkan hasil tanpa harus banyak bicara.

7. Orang sibuk membicarakan tentang sedikitnya waktu yang mereka miliki, orang produktif meluangkan waktu untuk apa yang mereka anggap penting.
Orang sibuk selalu pintar mencari dan memiliki alasan tentang waktu, orang produktif tidak menggunakan waktu sebagai alasan untuk apapun.

8. Orang sibuk multitasking, orang produktif fokus.
Orang produktif selalu tahu bagaimana caranya untuk fokus pada pekerjaan yang diberikan dan menjadi tanggung jawabnya. Karena kemampuan mereka untuk fokus, mereka tidak mudah terganggu dan bisa menyelesaikan tugas tepat waktu, selain itu mereka juga pandai dalam mendelegasikan tugas mana yang bisa diserahkan dan dipercayakan ke orang lain dan mana yang harus benar-benar ditangani sendiri. Sementara orang sibuk mengerjakan banyak tugas karena kurangnya kemampuan mereka untuk bisa fokus pada pekerjaan, mudah terganggu dan mengerjakan hal lain sementara pekerjaan yang sebelumnya belum selesai. Mereka menganggap sibuknya adalah pertanda bahwa mereka benar-benar bekerja, padahal kenyataannya tidak demikian.

9. Orang sibuk ingin orang lain juga menjadi sibuk, orang produktif ingin orang lain menjadi efektif.
Orang sibuk selalu menghitung waktu yang diperlukan untuk beraktivitas, merasa frustasi melihat orang lain santai seperti memiliki banyak waktu, dan terlihat menikmati pekerjaan mereka. orang sibuk ingin dihargai untuk usaha mereka bukan dari apa yang mereka hasilkan. Orang produktif sangat menyukai melihat orang lain bekerja dengan tenang dan menciptakan lingkungan yang mendukung untuk membantu efektivitas kinerja orang lain.

10. Orang sibuk membicarakan bagaimana mereka akan berubah, orang produktif membuat perubahan.
Jangan buang waktu Anda untuk membicarakan apa yang akan Anda lakukan, tapi mulai lakukan apa yang ingin Anda lakukan sekarang juga.

Sumber: http://www.andriewongso.com/articles/details/14567/10-Perbedaan-Orang-Sibuk-VS-Orang-Produktif

Hukum Mempelajari Ilmu Dunia Dengan Tujuan Mendapatkan Harta yang Banyak


Pertanyaan:
Aku belajar di jurusan ilmu agama selama satu tahun. Dan pada tahun ini saya berencana untuk pindah ke jurusan lain seperti programer dengan niatan untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar. Apakah saya berdosa?
Jawab:
Segala puji bagi Allah dan sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga serta para sahabatnya, Amma ba'du.

Menunda Shalat karena Kuliah, Agar Bisa Berjamaah


Maaf mau tanya, jika seorang Dosen molor mengerjakan shalat dikarenakan masih ngajar, misalnya, masuk waktu zhuhur jam 12:25 kemudian dia shalat zuhur pada jam 13:00 namun tetap berjamaah di jam tersebut. itu gmn Ustadz?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Ulama berbeda pendapat, mana yang lebih afdhal, shalat di awal waktu sendirian, ataukah shalat di akhir waktu namun berjamaah. Ada 3 pendapat dalam hal ini,

Apakah Harus Menjawab Semua Adzan atau Cukup Satu?



Menjawab Semua Adzan yang Didengar?
Apakah menjawab adzan harus berulang? Misalnya, kita mendengar adzan berkali-kali salah satu waktu shalat, apakah harus dijawab semuanya? Nuwun..

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Dalil mengenai perintah menjawab adzan adalah hadis dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَىَّ
Apabila kalian mendengar muadzin, tirukan seperti yang diucapkan muadzin, lalu bacalah shalawat untukku… (HR. Muslim 875, Nasai 686, dan yang lainnya).

Berdasarkan hadis di atas, menjawab adzan, adalah perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itulah, menjawab adzan, hakekatnya mengamalkan perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Apakah semua adzan harus dijawab, ataukah cukup menjawab satu adzan?

JANGAN PAKSA AKU BERDUSTA!!!

"Tolong palsukan tanda tangan ini, kalau tidak, kita bisa rugi"!
"Tolong berbohong, kalau tidak, nilai kita akan jelek"!
"Tolong kamu tanda tangan di sini, biar saya yang tanggung dosanya!"
Dengan berbagai alasan, 'demi maslahat', banyak orang berbohong, berdusta, bahkan mengajak orang lain juga berdusta.
Padahal.....

Nasehat Menjelang Ujian

Berikut nasehat Imam Ghazali yang sangat berharga bagi kita para penuntut ilmu,

Imam Al Ghazali rahimahullah berkata,
“Betapa banyak malam yang telah kau hidupkan dengan mengulang-ngulang ilmu dan membaca berbagai macam buku, dan kau halangi dirimu dari tidur?
Aku tidak tahu apa yang memotivasimu untuk berbuat demikian.

Bahagia vs Celaka


Sesungguhnya kenikmatan yang diberikan Allāh kepada hamba-hambaNya, baik berupa ilmu pengetahuan, harta, kedudukan, kekuasaan, dan sebagainya merupakan cobaan dan ujian dari Allāsubhanahu wa ta'ala kepada hamba-hambaNya. Sebagaimana Allāh menguji hambaNya dengan suatu musibah, begitu pula Dia menguji hambaNya dengan suatu kenikmatan.

Dengan ujian dan cobaan tersebut dapat diketahui hamba yang bersyukur dan hamba yang kufur, hamba yang bahagia dan hamba yang celaka.

Segumpal Daging Yang Terabaikan

Ibarat pisau bermata dua, hati bisa menjadi organ tubuh paling taat, atau menjadi yang paling bermaksiat, mendorong pemiliknya mengorbankan jiwa dan raga untuk menjadi hamba yang bertakwa, atau membujuknya menjadi pecundang, memprovokasi untuk melakukan kekerasan tanpa belas kasihan atau memotivasi untuk melakukan pengabdian tanpa batas.

Hatilah yang menentukan hitam-putihnya akhlak seseorang. Hati pula yang menjadi parameter “kebesaran” seluruh anggota badan. “Jika baik maka baik pulalah seluruh tubuh. Namun jika buruk, maka buruk pulalah seluruh tubuh.” Oleh sebab itu, perbaikan dan penjagaan kondisi hati merupakan kebutuhan tak terelakkan. Sesungguhnya memperhatikan masalah lahiriyah dan menjadikannya berkilauan tapi meremehkan masalah batin dan merobohkannya, akan mengakibatkan se- seorang masuk ke dalam neraka.

Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus

5-hal-utama-wajib-ada-di-smartphone-generasi-saat-ini_1
Android memang terkenal rentan dengan serangan virus atau malware yang disisipkan pada aplikasinya. Hal ini bukan hanya karena dukungan kemudahan dalam membuat aplikasi, tetapi juga tidak ketatnya persyaratan dan seleksi aplikasi di Google Play Store sendiri. Menggunakan Antivirus bisa saja jadi solusi, tapi bagaimana jika ternyata virusnya disematkan pada aplikasi Antivirus tersebut?

Perlukah menginstal aplikasi Antivirus di Android? Kamu bisa memilah sendiri jawabannya. Tapi, jika kamu segitu penasarannya dengan ada atau tidak adanya virus di smartphone kamu, kamu bisa menggunakan cara Jaka.

Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus
Melakukan factory reset selalu disebut sebagai cara ampuh untuk menghilangkan virus di Android kamu. Tapi, resikonya kamu hilang semua data dan yang terpasang di Android kamu. Bisa saja instal lagi, tapi apa kamu bisa menjamin aplikasi itu tidak membawa virus?

1. Masuk ke Safe Mode


Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus

Masuk ke Safe Mode akan memungkinkan Android kamu untuk beroperasi lebih ringan karena hanya menjalankan aplikasi inti yang dibawa sistem. Saat berada di Safe Mode, semua aplikasi yang kamu instal akan hilang. Tapi tenang, aplikasi tersebut bukan hilang selamanya, hanya sementara saat berada di Safe Mode saja. Jadi, saat di Safe Mode kamu bisa leluasa berpindah antar sistem aplikasi tanpa kendala, memudahkan kamu juga untuk mengecek atau membersihkan file-file tidak penting, seperti file cache.

Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus-2

Cara masuk ke Safe Mode tiap perangkat Android berbeda-beda. Namun, rata-rata adalah dengan menggunakan kombinasi tombol Power dan Volume saat proses booting. Jika masih bingung, silakan Googling dengan keyword "Safe Mode (tipe Android)".


2. Cek aplikasi di Safe Mode



Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus-3

Saat berada dalam Safe Mode, silakan cek aplikasi yang terinstal. Caranya masuk ke Settings - Apps, lalu pilih tab Downloaded. Sistem akan menghilangkan semua daftar aplikasi pihak ketiga di Safe Mode, tapi karena virus termasuk dalam sistem, maka virus akan terlihat sebagai aplikasi pihak ketiga namun dapat menjalankan fungsi sistem. Jika Android kamu terinfeksi virus, maka akan muncul aplikasi asing yang tidak pernah kamu instal di Android kamu.


3. Hapus aplikasi mencurigakan


Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus-4

Jika kamu menemukan aplikasi mencurigakan tersebut, kamu klik aplikasi tersebut dan pilih Uninstall. Pada satu kasus, kamu mungkin menemukan aplikasi asing tersebut tidak dapat di-uninstall, karena aplikasi itu telah memberikan akses administrator.


4. Hapus akses administrator aplikasi asing


Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus-6

Saat menemukan aplikasi asing yang memberikan akses administrator pada dirinya sendiri, tugas kamu adalah menghapus akses administratornya. Caranya, keluar dari Application Settings, lalu masuk ke Settings - Security - Device Administrator. Hilangkan akses administrator aplikasi mencurigakan tersebut. Selanjutnya, kembali ke Application Settings dan periksa aplikasi mencurigakan tadi, harusnya sekarang kamu sudah bisa menghapusnya.


5. Keluar Safe Mode


5-hal-utama-wajib-ada-di-smartphone-generasi-saat-ini-7

Setelah proses penghapusan aplikasi mencurigakan selesai, selanjutnya kamu tinggal keluar dari Safe Mode. Caranya dengan melakukan proses Restart seperti biasa.

Nah, mudah bukan cara menghilangkang virus di Android kamu? Tanpa Antivirus pun kamu bisa menghilangkan virus yang memperlambat kinerja Android kamu. Jaka sarankan untuk selalu membuat back up dari data dan aplikasi yang kamu rasa penting setelah proses pemeriksaan dan penghapusan virus untuk berjaga-jaga.

sumber: jalantikus.com

4 Cara Atasi Laptop yang Cepat Panas

Kalian yang mempunyai laptop dengan spesifikasi biasa-biasa saja hingga gahar pasti tetap khawatir kan dengan laptop jika terjadi overheat atau panas berlebih kan? Cara memperlakukan laptop bisa mempengaruhi panasnya sebuah laptop yang kamu gunakan loh.

Nah di sini Jaka akan memberikan tips istimewa dalam mengatasi laptop overheat yang berlebih.Langsung saja kita bahas, inilah 4 cara atasi laptop yang cepat panas:

5 Langkah Mudah Atasi Ponsel Basah

Kamu tentu tahu musuh alami kebanyakan barang elektronik adalah air. Kasus gadget rusak seperti ponsel basah terkena air bukanlah hal langka dan bisa terjadi pada siapa pun.

Walau kamu bersumpah tidak akan pernah membawa ponsel ke pantai atau kolam renang, bisa saja kamu tak sengaja terjebak hujan lebat di tengah jalan dan ponsel kamu terkena banyak cipratan air hujan.

MASUK SURGA TIDAK HARUS TERKENAL (Ka'bah pun tidak lepas dari selfie)

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Al Imam Asy Syafi'i rahimahullahu Ta'ala pernah berkata:
وددت أن الخلق يتعلمون هذا العلم ولا ينسب إلي منه شيء

"Aku berangan-angan manusia mempelajari ilmu ini dan tidak dinisbatkan ilmu tersebut sedkitpun kepadaku."

Jangan Engkau Lupakan

Janganlah engkau lupa terhadap jasa USTADZ atau USTADZAH yang dahulu mengajarkan kepadamu cara membaca al-Quran yang benar, yang dahulu pertama kali mengajarkanmu menghafal surat-surat pendek/panjang…

Sekembalinya dirimu dari perantauan menuntut ilmu, hendaknya menghasilkan adab yang jauh lebih baik… Tidak kita nafi-kan… setelah engkau tahu ilmu (yg mungkin tidak diketahui mereka), yang mana ternyata engkau dapati mereka terdapat “kekeliruan/kesalahan” dalam beberapa perkara dalam agama…

Penuntut Ilmu dan Waktu Pagi

Keutamaan Waktu Pagi.

Pagi hari memiliki keutamaan yang besar, diantara hal-hal yang menunjukkan keutamaannya adalah sebagai berikut:

  1. Pagi hari merupakan salah satu dari tiga waktu terbaik dalam sehari semalam.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

( فَاصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ، وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَأَدْبَارَ السُّجُودِ )

Artinya : "Maka bersabarlah terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah kepada Rabbmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai sujud (shalat)." (QS Qaaf: 39-40)

Adab Seorang Murid Terhadap Guru

Jika seorang murid berakhlak buruk kepada gurunya maka akan menimbulkan dampak yang buruk pula, hilangnya berkah dari ilmu yang didapat, tidak dapat mengamalkan ilmunya, atau tidak dapat menyebarkan ilmunya. Itu semua contoh dari dampak buruk....

Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang disebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris nabi begitu julukan mereka para pemegang kemulian ilmu agama. Tinggi kedudukan mereka di hadapan Sang Pencipta.

Perbedaan Antara Menyebutkan Nikmat Allah (Tahadduts bin-Ni'mah) DenganUjub

Jika ada seorang muslim menyebutkan amal shalihnya kepada saudaranya, apakah ini dinilai sebagai perbuatan riya' (memamerkan amal shaleh) atau 'ujub (membanggakan amal shalih)? Berikut keterangan para ulama rahimahumullah...

Menyebutkan nikmat Allah merupakan perintah Allah dan salah satu bentuk bersyukur kepada Allah Ta’ala. Dan nikmat yang diperintahkan untuk disebutkan meliputi nikmat dunia maupun agama. Dengan demikian amal sholih termasuk salah satu kenikmatan yang diperintahkan untuk disebutkan juga, bahkan hakikatnya kenikmatan agama lebih besar daripada kenikmatan dunia.

Tukaran Foto untuk Ta’aruf

Tanya:


Bolehkah saat proses ta’aruf (mengenal lebih dalam tentang lelaki/wanita yang mungkin akan menjadi calon suami/istri –pen) kedua ikhwan dan akhwat saling bertukar foto, yang tujuannya adalah untuk mengenali wajah calon dan memantapkan pilihan?
(Pertanyaan dilontarkan dalam sesi tanya jawab kajian “Sejak Memilih, Meminang Hingga Menikah” bersama Ustadz Muflih Safitra di Masjid Namirah, Balikpapan).

Hukum Bersiul

Benarkah bersiul itu dilarang dalam islam? Saya pernah mendengar itu kebiasaan orang musyrikin quraisy.. apa benar?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Allah mencela tata cara ibadah yang dilakukan orang musyrikin ketika di Ka’bah,
وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِنْدَ الْبَيْتِ إِلَّا مُكَاءً وَتَصْدِيَةً فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

Shalat mereka di sekitar Baitullah itu, tidak lain hanyalah siulan dan tepukan tangan. Karena itu, rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. (QS. al-Anfal: 35).

Contact Us

Phone :

+20 010 2517 8918

Address :

3rd Avenue, Upper East Side,
San Francisco

Email :

email_support@youradress.com